Apakah stevia aman dikonsumsi setiap hari?

Wajar kalau ragu, apalagi untuk sesuatu yang manisnya sepekat ini tanpa gula. Ini penilaian FDA, EFSA, dan JECFA.

Botol Dailyswit Stevia Drop dengan daun stevia segar

Kalau kamu baru kenal stevia, reaksi pertamanya biasanya sama: “kok bisa semanis ini padahal tanpa gula dan tanpa kalori, aman nggak?” Ragu itu wajar.

Apa sebenarnya yang kita konsumsi?

Rasa manis stevia datang dari glikosida steviol, senyawa alami di daun tanaman Stevia rebaudiana. Pemanis stevia yang beredar umumnya berupa ekstrak glikosida steviol berkemurnian tinggi, bukan daun mentah, tapi komponen manisnya yang sudah dimurnikan.

Apa kata FDA (Amerika Serikat)?

FDA sudah meninjau banyak pengajuan buat glikosida steviol murni (kemurnian minimal 95%) dan menyatakan tidak berkeberatan atas kesimpulan bahwa bahan ini Generally Recognized As Safe (GRAS) buat dipakai sebagai pemanis umum di pangan dan minuman.[1] Status GRAS adalah kategori kepercayaan tertinggi dari FDA untuk bahan pangan.

Apa kata EFSA (Uni Eropa)?

Di Eropa, glikosida steviol disetujui sebagai bahan tambahan pangan dengan kode E960. Dalam evaluasinya, EFSA menyimpulkan bahwa bahan ini tidak bersifat genotoksik maupun karsinogenik, dan tidak dikaitkan dengan efek buruk pada sistem reproduksi maupun perkembangan janin.[2]

Berapa batas amannya?

Komite ahli gabungan FAO/WHO (JECFA) menetapkan Acceptable Daily Intake (ADI) sebesar 0–4 mg per kilogram berat badan per hari, dinyatakan sebagai steviol.[2] Batas ini adalah jumlah yang dinilai aman dikonsumsi tiap hari seumur hidup. Karena stevia sangat pekat, pemakaian normal (beberapa tetes untuk minuman) biasanya jauh di bawah angka itu.

Kesimpulan lembaga besar cukup senada: glikosida steviol murni aman digunakan sebagai pemanis dalam batas wajar.

Lalu, adakah yang perlu diperhatikan?

  • Rasa (aftertaste). Sebagian orang merasakan sedikit sisa rasa kalau kebanyakan. Solusinya gampang: pakai secukupnya, mulai dari 1 tetes.
  • Kelompok khusus. Ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, atau orang dengan kondisi medis tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengubah pola konsumsi apa pun. Ini berlaku umum, bukan khusus stevia.
  • Bentuk produk. Status aman di atas berlaku untuk glikosida steviol murni. Daun stevia mentah atau ekstrak kasar punya status regulasi berbeda di sejumlah negara.[1]

Jadi, aman untuk setiap hari?

Berdasarkan penilaian FDA, EFSA, dan JECFA, glikosida steviol murni termasuk pemanis yang aman dipakai sehari-hari dalam jumlah wajar. Seperti semua hal soal makanan, kuncinya tetap sama: secukupnya.

Sumber

  1. FDA. High-Intensity Sweeteners. fda.gov
  2. EFSA. Scientific opinion on steviol glycosides (E 960a–d) and the ADI for steviol (2024). efsa.onlinelibrary.wiley.com

Lanjut baca

Masih penasaran soal stevia?

Dailyswit memaniskan pakai daun stevia. 0 kalori, cukup 1–2 tetes. Kalau mau tahu lebih dalam, panduan lengkapnya ada di sini.