Stevia vs aspartam, sukralosa & gula: apa bedanya?
Pilihan pemanis di rak minimarket semakin banyak, dan nama-namanya membingungkan. Berikut perbedaan stevia, aspartam, sukralosa, dan gula pasir.
Dulu pilihan pemanis hanya satu: gula pasir. Kini di rak minimarket ada aspartam, sukralosa, sakarin, hingga stevia. Berikut empat yang paling sering dijumpai, dan apa yang membedakannya.
Ringkasan cepat
Penjelasan tiap poin ada di bawah tabel.
| Asalnya | Kalori | Tahan panas? | |
|---|---|---|---|
| Stevia | Daun tanaman Stevia rebaudiana | 0 kalori | Ya, stabil |
| Aspartam | Sintetis (buatan) | Nyaris 0 (porsi mikro) | Kurang, rusak terkena panas |
| Sukralosa | Sintetis (dari gula, diklorinasi) | Nyaris 0 | Cukup, dengan catatan |
| Gula pasir | Tebu / bit | ± 4 kalori per gram | Ya |
Stevia: manis dari daun, tanpa kalori
Rasa manis stevia datang dari glikosida steviol, senyawa alami di daun Stevia rebaudiana. Yang beredar biasanya ekstrak murni dengan kemurnian tinggi, bukan daun mentah. FDA menyatakan glikosida steviol murni Generally Recognized As Safe (GRAS), dan di Eropa disetujui sebagai bahan tambahan pangan dengan kode E960.[1] Komite ahli FAO/WHO (JECFA) menetapkan batas aman harian (ADI) sebesar 0–4 mg per kg berat badan.[4]
Kelebihannya: 0 kalori, berasal dari tanaman, dan tahan panas, sehingga tetap manis di teh atau kopi panas. Catatannya, bila takarannya berlebih sebagian orang merasakan sedikit sisa rasa. Cukup pakai secukupnya.
Aspartam: aman dalam batas, sempat ramai pada 2023
Aspartam adalah pemanis buatan yang sudah dipakai puluhan tahun di minuman diet. Tahun 2023 sempat ramai karena badan riset kanker WHO (IARC) memasukkannya ke kelompok "mungkin bersifat karsinogenik" (Grup 2B) berdasarkan bukti yang terbatas.[2] Yang sering terlewat: di hari yang sama, JECFA tetap mempertahankan batas aman harian pada 40 mg/kg berat badan, dan menyimpulkan aspartam aman dikonsumsi dalam batas tersebut.[2]
Sebagai gambaran, orang dewasa 70 kg perlu minum lebih dari 9–14 kaleng minuman diet per hari untuk melewati batas tersebut.[2] Kelemahannya dalam pemakaian: aspartam tidak tahan panas, sehingga kurang cocok untuk masakan atau minuman panas karena rasa manisnya bisa hilang.
Sukralosa: sangat manis, dan masih jadi bahan riset
Sukralosa dibuat dari molekul gula yang dimodifikasi (diklorinasi) sehingga rasanya jauh lebih manis dari gula tanpa kalori berarti. FDA menetapkan batas aman harian 5 mg/kg berat badan.[1] Belakangan ada studi laboratorium 2023 yang menyoroti senyawa turunannya, sukralosa-6-asetat, dan menemukan indikasi genotoksik pada uji tabung.[3] Ini masih riset awal (in vitro), dan lembaga pangan hingga kini masih menilai sukralosa aman untuk penggunaan yang disetujui. EFSA mengingatkan agar berhati-hati memakainya pada produk yang dipanggang, karena panas dapat memicu terbentuknya senyawa pecahan baru.[1]
Gula pasir: paling familiar, paling "mahal" buat tubuh
Gula pasir paling familiar dan bagi banyak orang rasanya paling enak. Persoalannya satu: gula pasir menyumbang sekitar 4 kalori per gram dan langsung masuk hitungan batas gula harian, yang menurut Kemenkes hanya 4 sendok makan sehari. Bagi yang sedang menjaga berat badan atau gula darah, di sinilah pemanis tanpa kalori menjadi menarik.
Intinya, keempatnya memiliki izin edar dan batas aman masing-masing. Perbedaannya lebih pada asal bahan, kalori, dan kecocokan pemakaian, bukan soal "yang satu racun, yang satu obat".
Jadi, mana yang sebaiknya dipilih?
Tergantung apa yang dicari. Untuk pemanis yang berasal dari tanaman, tanpa kalori, dan tahan dipakai pada minuman panas sehari-hari, stevia menjadi pilihan yang masuk akal. Itu juga alasan Dailyswit memakai stevia. Apa pun pilihannya, kuncinya tetap sama: pakai secukupnya.
Sumber
- FDA. High-Intensity Sweeteners. fda.gov
- WHO. Aspartame hazard and risk assessment results released (2023). who.int
- Schiffman SS, dkk. Toxicological and pharmacokinetic properties of sucralose-6-acetate. J Toxicol Environ Health B (2023). tandfonline.com
- EFSA. Scientific opinion on steviol glycosides (E 960) and the ADI for steviol (2024). efsa.onlinelibrary.wiley.com
Lanjut baca
Ingin tahu lebih jauh soal stevia?
Dailyswit memakai pemanis dari daun stevia: 0 kalori, cukup 1–2 tetes. Panduan lengkapnya tersedia di halaman berikut.